Mata Pelajaran Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas X SMK Kurikulum 2013 Revisi

https://2.bp.blogspot.com/-S-gjdkUqraU/W6BNQRmRntI/AAAAAAAAD1k/1SMMTw_98C0LZgJvwLMCslRCzpnP6kK8wCLcBGAs/s72-c/Bahasa%2BIndonesia%2BSmk%2BKelas%2BX.png click to zoom
Ditambahkan September 18, 2018
Kategori Artikel
Harga @ Apa kabar bapak ibu guru mata pelajaran bahasa Indonesia tingkat smk? Semoga selalu dalam keadaan sehat walafiat ya, aamiin. Sudahkah mem...
Share
Hubungi Kami
BELI

Review Mata Pelajaran Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas X SMK Kurikulum 2013 Revisi

@ Apa kabar bapak ibu guru mata pelajaran bahasa Indonesia tingkat smk? Semoga selalu dalam keadaan sehat walafiat ya, aamiin. Sudahkah membuat rpp serta admin pembelajarannya? Berikut beberapa poin penting yang kami rangkum mengenai mata pelajaran bahasa Indonesia di kelas x smk:
Mata Pelajaran Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas X SMK Kurikulum 2013 Revisi

POIN 1 PENDIDIKAN
Berita merupakan cerita atau keterangan, laporan, pemberitahuan mengenai kejadian atau peristiwa yang sesertag hangat dibicarakan. Secara umum sebuah berita mengandung unsur 5W1H (what, who, when, where, why, serta how). Maksudnya, dalam sebuah berita biasanya terdapat apa kejadian yang diberitakan, siapa yang mengalami, di mana serta kapan terjadinya, mengapa serta bagaimana peristiwa itu terjadi.
Perkenalan merupakan salah satu bagian penting dalam aktivitas sehari-hari, khususnya aktivitas yang bersifat formal seperti rapat, seminar, penyuluhan, serta sebagainya. Hal-hal umum yang perlu diungkapkan dalam perkenalan antara lain: nama lengkap serta gelar, tempat serta tanggal lahir, alamat, pekerjaan atau jabatan, pengalaman pendidikan, riwayat pekerjaan, hobi, serta informasi lain yang sesuai dengan aktivitas yang diadakan.
Sebuah paragraf terdiri atas satu kalimat utama serta beberapa kalimat penjelas. Paragraf yang baik setidaknya memuat empat unsur, yaitu kesatuan (kohesi), kepaduan (koherensi), kelengkapan, serta kevariasian. Berdasarkan letak kalimat utamanya, paragraf dibedakan menjadi paragraf deduktif, induktif, serta campuran. Selanjutnya, berdasarkan teknik pemaparannya, dibedakan menjadi paragraf narasi, deskripsi, eksposisi, argumentasi, serta persuasi.
Membaca puisi merupakan salah satu bentuk aktivitas1 mengapresiasi puisi. Membaca puisi dalam hal ini merupakan aktivitas membaca yang bersifat ekspresif. Maksudnya, aktivitas mengekspresikan teks puisi sehingga apa yang mulanya berbentuk tulis (teks) dapat “dihidupkan” dalam bentuk lisan dengan penuh penjiwaan. Supaya upaya menghidupkan bahasa tulis menjadi bahasa lisan dapat berhasil harus memperhatikan beberapa aspek, yaitu lafal, nada, tekanan, serta intonasi.

POIN 2 PERISTIWA
Menceritakan secara langsung merupakan salah satu bentuk aktivitas berbahasa, tepatnya berbicara. Aktivitas menceritakan pengalaman (atau yang lainnya) pada orang lain dikatakan tercapai jika pendengar mampu mengungkapkan kembali cerita pengalaman yang didengarkan, menjawab pertanyaan seputar cerita pengalaman yang disampaikan, serta banyak lagi yang lain. Terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum melaksanakan aktivitas menceritakan pengalaman (atau yang lainnya) pada orang lain.
Substansi serta urutan pengalaman yang akan disampaikan.
Tempat di mana kamu akan bercerita (forum resmi atau tak resmi).
Siapa yang akan menjadi pendengar.
Persiapkan mental saat menceritakan serta pertanyaan yang akan diajukan.
Membaca cepat merupakan keterampilan memilih isi bahan yang harus dibaca sesuai dengan tujuan, keperluan, serta tidak membuang-buang waktu untuk menekuni bagian-bagian yang tidak perlu. Oleh karena itu biasanya proses membaca cepat dilakukan dalam waktu yang relatif singkat. Membaca cepat merupakan satu dari sekian jenis aktivitas membaca ekstensif.
Paragraf deskriptif merupakan salah satu dari sekian jenis paragraf yang ada. Paragraf deskriptif merupakan paragraf yang menggambarkan sesuatu dengan jelas sehingga pembaca seolaholah menyatakan atau mengalami sendiri hal atau peristiwa yang digambarkan. Paragraf deskriptif memiliki karakteristik sebagai berikut.
Berupa pemerian objek tertentu.
Objek yang dideskripsikan bersifat faktual.
Sifat-sifat objek yang dideskripsikan jelas.
Bertujuan memberikan pengalaman pada pembaca.
Memberikan sugesti pada pembaca sehingga pembaca memiliki kesan atau interpretasi tertentu
Puisi merupakan salah satu bentuk karya sastra yang ditulis dalam bentuk larik-larik yang membentuk bait dengan menggunakan bahasa yang singkat, padat, serta ambiugitas. Mendengarkan pembacaan puisi merupakan salah satu bentuk aktivitas mengapresiasi terhadap karya sastra. Selain menikmati pembacaan, mendengarkan puisi merupakan aktivitas perenungan terhadap unsur yang ada dalam puisi yang didengarkan.

POIN 3 KEHIDUPAN SOSIAL
Membaca ekstensif merupakan salah satu jenis aktivitas menyerap informasi secara global/umum. Objeknya meliputi sebanyak mungkin teks dalam waktu yang relatif singkat. Berdasarkan jenisnya, membaca ekstensif dibedakan atas membaca survei, membaca sekilas, serta membaca sertagkal. Membaca ekstensif merupakan aktivitas membaca yang dilakukan dalam waktu yang relatif singkat.
Menulis paragraf merupakan aktivitas menuangkan ide serta pikiran dalam rangkaian kalimat (kalimat utama serta kalimat penjelas). Paragraf ekspositif merupakan salah satu jenis paragraf yang berisi pemaparan yang bertujuan untuk memperluas pansertagan atau pengetahuan pembaca. Teknik penulisan paragraf ekspositif dibedakan atas teknik sePoin akibat, teknik definisi, teknik klasifikasi, serta teknik contoh.
Mendengarkan pembacaan puisi merupakan salah satu bentuk aktivitas mengapresiasi karya sastra. Salah satu cara memahami isi puisi secara mendalam merupakan dengan melakukan analisis isi puisi yang dilalui dalam beberapa tahap. Pertama, analisis terhadap aspek bunyi. Kedua, analisis terhadap aspek kata. Ketiga, pemahaman terhadap unsur intrinsik puisi. Keempat, pemahaman makna secara implisit. Kelima, perenungan terhadap isi puisi secara menyeluruh.
Cerpen (cerita pendek) merupakan salah satu bentuk karangan fiksi yang memuat unsur intrinsik serta unsur ekstrinsik. Unsur intrinsik merupakan rangkaian unsur yang ada di dalam karya sastra itu sendiri, yang meliputi tokoh serta penokohan, alur (jalan) cerita, setting (latar) cerita, point of view (sudut pansertag penceritaan), teknik penceritaan, serta tema yang digunakan dalam cerita. Sesertagkan unsur ekstrinsik merupakan rangkaian unsur yang ada di luar karya sastra, yan meliputi, nilai sosial serta budaya, status sosial, moralitas, religius serta banyak lagi unsur-unsur lain. Hal yang menarik dalam karya sastra itu dapat ada di mana saja, tak terkecuali pada unsur intrinsik serta unsur ekstrinsiknya.

POIN 4 BUDAYA
Berdiskusi merupakan salah satu cara untuk mengidentifikasi suatu permasalahan dari berbagai sudut pansertag untuk mendapatkan suatu solusi. Hal ini dikarenakan dalam berdiskusi tentu ada banyak kepala yang berpikir. Terdapat beberapa tahap yang perlu diperhatikan dalam menyelesaikan suatu permasalahan yang dimunculkan dalam teks.
Baca serta pahami isi teks.
Lakukan identifikasi terhadap segala sesuatu yang membutuhkan penjelasan.
Ringkas serta lakukan analisis terhadap isi teks.
Diskusikan permasalahan yang ditemukan saat mengidentifikasi.
Berikan tanggapan tentang masalah yang terjadi.
Berikan pertimbangan atas beberapa solusi yang ditawarkan.
Ungkapkan dalam forum, solusi dengan pertimbangan tersebut.
Unsur intrinsik serta ekstrinsik, biasanya dikaitkan dengan karya sastra, akan selalu ada dalam setiap cerita. Dalam perspektif karya sastra, unsur intrinsik diartikan sebagai rangkaian unsur yang ada di dalam karya sastra itu sendiri, yang meliputi tokoh serta penokohan, alur (jalan) cerita, setting (latar) cerita, point of view (sudut pansertag penceritaan), teknik penceritaan, serta tema yang digunakan dalam cerita. Sesertagkan unsur ekstrinsik merupakan rangkaian unsur yang ada di luar karya sastra, yang meliputi, nilai sosial serta budaya yang dimunculkan dalam cerita, status sosial tokohnya yang dimunculkan, aspek moralitas serta religius yang digunakan serta banyak lagi unsur-unsur lain.
Membacakan puisi merupakan salah satu bentuk aktivitas mengapresiasi karya sastra yang tidak hanya untuk menikmati puisi sesaat ataupun juga membuat puisi menjadi indah, namun lebih pada pemaknaan puisi dari proses pembacaan yang dilakukan.
Puisi, berdasarkan bentuknya dibedakan atas puisi konvensional (lama) serta inkonvensional (modern). Puisi lama merupakan jenis puisi yang terikat oleh aturan dalam penulisan puisi, misalnya persajakan, pengaturan penulisan, musikalitas serta yang lainnya, yang tergolong dalam puisi lama merupakan pantun, syair, gurindam, bidal, talibun serta banyak lagi yang lainnya.

POIN 5 LINGKUNGAN
Mendengarkan merupakan bentuk aktivitas berbahasa yang menyerap informasi yang diungkapkan atau dibacakan orang lain secara langsung. Salah satu tanda tercapainya sebuah aktivitas mendengarkan merupakan kemampuan memberikan tanggapan dengan tepat serta dilengkapi dengan bukti, alasan, serta argumentasi yang mendukung tanggapan yang diberikan. Memberikan tanggapan berarti memberikan masukan, kritik, sampai dengan pujian dari berbagai segi tentang sesuatu yang kurang sesuai. Sebuah tanggapan biasanya disertai dengan saran tentang bagaimana seharusnya dilakukan atau dilaksanakan.
Setiap prosa yang diciptakan merupakan rangkaian dari unsur intrinsik serta ekstrinsik. Oleh karena itu untuk dapat memahami isi yang terkandung dalam sebuah karya sastra, lakukan identifikasi terhadap unsur intrinsik serta ekstrinsik terhadap karya sastra tersebut. Nilai-nilai merupakan salah satu bagian dari unsur ekstrinsik yang biasanya memuat nilai sosial serta budaya, moralitas, religius serta nilai-nilai yang lain yang merupakan refleksi dari kehidupan sosial bermasyarakat.
Sebuah cerita (prosa) merupakan refleksi dari realitas kehidupan bermasyarakat. Oleh karena itu sangat dimungkinkan ada keterkaitan antara bagian-bagian (unsur intrinsik serta ekstrinsik) dari cerita dengan realitas sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Langkah yang harus dilakukan untuk dapat memahami asertaya keterkaitan antara bagian dari cerita dengan realitas sosial bermasyarakat merupakan dengan melakukan identifikasi serta analisis terhadap unsur intrinsik serta ekstrinsik dalam cerita tersebut.
Menulis puisi merupakan salah satu bentuk dari aktivitas kreatif serta apresiatif dengan mempertimbangkan unsur yang ada dalam puisi serta sistematika penulisan puisi. Proses penulisannya pun melalui beberapa tahap, yaitu tahap penginderaan, tahap perenungan serta pengendapan serta tahap memainkan kata-kata yang telah dipilih. Sampai disini bapak ibu guru jelas kan? silahkan segera di buat rpp bahasa indonesia kelas X Smk kurikulum 2013

POIN 6 EKONOMI
Salah satu indikator tercapainya aktivitas mendengarkan merupakan kemampuan menyimpulkan isi informasi. Menyimpulkan merupakan aktivitas mengihtisarkan isi informasi dengan singkat tanpa menghilangkan detail informasi yang ada. Atikel merupakan salah satu laporan tentang sesuatu hal yang rinci yang berbentuk esay. Sebuah artikel tidak saja memuat satu peristiwa atau kejadian nyata yang up to date namun juga mengungkapkan beberapa peristiwa yang terjadi dengan analisis prediksi dari berbagai segi.
Memberikan dukungan terhadap isi artikel merupakan upaya memberikan persetujuan atas isi artikel yang dibaca. Selain itu sertakan juga bukti serta alasan yang mendukung persetujuan atas isi artikel yang tersebut.
Menulis paragraf argumentatif berarti menyajikan suatu persoalan dalam bentuk laporan tertulis yang disertai dengan pembuktian serta argumentasi yang mampu membuat pembaca meyakini laporan tersebut. Sebuah paragraf argumentatif memuat karakteristik sebagai berikut.
Mejelaskan pendapat, gagasan, atau keyakinan penulis.
Mengungkapkan fakta yang disertai dengan analisisnya.
Menggali sumber pengalaman, penelitian, sikap, serta keyakinan.
Mempengaruhi pendapat atau keyakinan pembaca.
Menggunakan contoh, angka-angka, statistik, gambar, serta lain-lain untuk membuktikan kebenaran.
Ditutup dengan kesimpulan.
Karya sastra Melayu klasik merupakan jenis karya sastra lama yang salah satunya berbentuk hikayat. Sebagai bagian dari karya sastra, sebuah hikayat juga terangkai atas unsur intrinsik serta ekstrinsik. Sebagian bagian dari jenis sastra Melayu klasik, pemaparan cerita dalam hikayat menggunakan bahasa Melayu.

POIN 7 KESEHATAN
Menyimpulkan merupakan aktivitas mengikhtisarkan isi informasi, serta umumnya disampaikan dalam kalimat yang singkat serta jelas. Kemampuan menyimpulkan merupakan indikator atau penanda dari tercapainya aktivitas berbahasa yang dilakukan sebelumnya, baik aktivitas mendengarkan maupun aktivitas membaca.
Wawancara merupakan salah satu cara yang digunakan untuk memperoleh data atau informasi dengan cara mengajukan pertanyaan pada narasumber atau orang yang berkepentingan dari peristiwa tertentu. Hasil dari wawancara dapat disajikan dalam dua bentuk, yaitu ditulis seperti halnya wawancara (ada teks pertanyaan serta jawaban) serta ditulis dalam bentuk uraian naratif.
Sebagai salah satu bentuk karya sastra, puisi mempunyai bentuk yang sangat kompleks. Oleh karena itu dalam proses memahami isi puisi dibutuhkan analisis baik dari segi bentuk maupun dari segi isi.
Sebuah karya sastra lahir dari refleksi peristiwa yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai bagian dari karya sastra, sebuah hikayat juga lahir dari refleksi peristiwa yang terjadi dalam kehidupan masyarakat Melayu. Oleh karena itu sebuah hikayat juga sarat akan nilai-nilai sosial budaya Melayu.

POIN 8 KESENIAN
Puisi itu multinterpretable, artinya puisi mengandung banyak makna. Namun demikian, kita dapat membahasa serta mendiskusikan suatu puisi dari berbagai sudut pansertag, baik dari unsur intrinsik maupun ekstrinsik. Dengan demikian aktivitas mendiskusikan isi puisi ditujukan untuk memperoleh gambaran bagaimana penulis menyampaikan penginderaannya, perasaannya, pikiran atau konsep hidupnya, pesan-pesannya.
Menulis cerpen merupakan aktivitas kreatif apresiatif. Sebagai salah satu bagian dari karya sastra, cerpen terangkai atas unsur intrinsik serta ekstrinsik. Tidak ada aturan khusus dalam menulis sebuah cerpen namun setidaknya terdapat beberapa poin yang dapat dijadikan pedoman untuk menulis cerpen.
Menentukan atau memilih tema.
Menentukan judul cerpen.
Mengembangkan ide dalam bentuk kerangka cerpen.
Menulis cerpen dalam bentuk draf.
Merevisi serta menyunting draf cerpen.
Cerita rakyat merupakan salah satu bagian dari folklor. Walaupun umumnya disebarluaskan secara lisan namun terdapat juga cerita rakyat yang disajikan secara nonlisan. Tokoh serta penokohan merupakan salah unsur intrinsik yang cukup penting keberadaannya dalam sebuah cerita. Sama halnya dengan keberadaan manusia dalam kehidupan sehari-hari, tokoh juga memiliki watak serta karakter manusia pada umumnya. Unsur kemenarikan dapat diamati dari sisi penokohan tersebut.
Sebuah paragraf persuasif disampaikan untuk meyakinkan orang lain (pendengar atau pembaca) untuk mau menerima apa yang disampaikan pembicara atau penulis. Tiga syarat yang harus dipenuhi dalam paragraf persuasif.
Watak serta kredibilitas penulis atau pembicara.
Kemampuan pembicara/penulis mengendalikan emosi para pendengar/pembaca.
Bukti serta fakta untuk memperkuat.

POIN 9 TRANSPORTASI
Kritik merupakan kecaman (ketidaksetujuan) atas segala sesuatu yang terjadi atau diungkapkan oleh orang lain.  Meskipun merupakan sebuah kecaman, sebuah kritik setidaknya disampaikan dengan bahasa yang singkat serta jelas, serta  biasanya juga disertai dengan bukti, alasan serta saran yang mendukung kritik yang disampaikan.
Sebagai salah satu dari aktivitas menyerap informasi secara tertulis, membaca memindai merupakan salah satu jenis membaca yang dilakukan secara cermat serta lama. Teknik membaca memindai merupakan salah satu teknik yang digunakan untuk membaca tabel. Salah satu indikator dari tercapainya aktivitas menyerap informasi merupakan kemampuan merangkum informasi tersebut.
Latar (setting) cerita merupakan salah satu bagian dari unsur intrinsik yang merangkai sebuah cerita. Secara garis besar, keberadaan latar (setting) cerita dibedakan atas latar tempat, latar waktu serta latar sosial. Latar tempat merupakan hal yang berkaitan dengan masalah goegrafis, yang menyangkut tempat terjadinya suatu peristiwa. Latar waktu berkaitan dengan masalah historis berjalannya waktu (pagi-siang-malam, haribulan-tahun, bahkan pada zaman tertentu). Latar sosial berkaitan dengan kehidupan bermasyarakat yang menyangkut masalah status sosial yang menunjukkan hakikat seseorang dalam masyarakat, serta banyak lagi yang lainnya.
Sebagai salah satu aktivitas kreatif-apresiatif, menulis cerpen merupakan aktivitas menceritakan suatu kisah pada orang lain (pembaca). Selain pengalaman sendiri dapat digunakan sebagai bahan kisah dalam cerita, pengalaman orang lain pun juga dapat dimanfaatkan dalam kisah yang akan kita ceritakan

POIN 10 SOSIAL
Kemampuan menyimpulkan informasi yang didengarkan merupakan indikator dari tercapainya aktivitas mendengarkan yang telah dilakukan. Mendengarkan merupakan aktivitas berbahasa menyerap informasi yang disajikan secara langsung atau dengan menggunakan alat atau media. Langkah awal yang harus diketahui untuk dapat menyimpulkan merupakan memahami ide pokok tiap paragraf dari seuah wacana.
Sebagai salah satu aktivitas kreatif, menyusun pidato tidak hanya membutuhkan kemampuan serta kepekaan semata tapi juga latihan yang intens. Sama halnya dengan aktivitas berbahasa yang lain, menyusun pidato pun selalu terdiri atas pembuka (pendahuluan) – inti (pokok  pembicaraan) – penutup (akhir). Supaya penyusunan teks pidato tidak berkembang serta meluas, lakukan menentuan topik terlebih dulu selanjutnya menyusun kerangka isi pidato serta mengembangkan, langkah terakhir merupakan dengan menyunting naskah tersebut.
Mendiskusikan isi puisi merupakan upaya menemukan serta mengungkap makna yang terkandung di dalamnya serta keterkaitan isi puisi dengan yang lainnya, yang dilakukan dalam sebuah forum serta diikuti lebih dari satu kepala. Puisi sebagai salah satu produk kreatif dari seorang sastrawan diciptakan sebagai ungkapan untuk berkomunikasi dengan pembacanya. Oleh karena itu mendiskusikan isi puisi merupakan upaya untuk mengetahui  puisi dari berbagai segi, salah satunya keterkaitan dengan realitas alam, sosial serta banyak lagi yang lainnya.
Merangkum merupakan aktivitas mengihktisarkan isi informasi dalam bentuk ringkas. Kemampuan merangkum merupakan salah satu indikator dari aktivitas menyerap informasi, baik yang disajikan secara lisan maupun yang disajikan secara tertulis. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa aktivitas merangkum merupakan aktivitas yang dilakukan setelah melakukan aktivitas berbahasa yang lain.

Semoga dengan dibuatnya Kesimpulan Mata Pelajaran pelajaran Bahasa Indonesia kelas X SMK seperti diatas dapat mempermudah dalam membuat rpp bahasa indonesia kelas X Smk kurikulum 2013. Tetap semangat ya